Just another WordPress.com site

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN PADA ERA GLOBALISASI

mplementasi adalah proses interaksi antara tujuan dan tindakan untuk mencapainya. Efektivitas implementasi ditentukan oleh kemampuan untuk membuat hubungan dan sebab-akibat yang logis antara tindakan dan tujuan. Beberapa variabel yang tidak terlepas dari implementasi adalah :

* Kekuasaan, kepentingan dan strategi dari orang-orang yang terlibat
* Institusi dan karakteristik rejim
* Ketaatan dan daya tangkap

Dengan adanya teknologi komputer dan telekomunikasi membawa kita kepada perubahan yang signifikan pada operasional sebuah perusahaan. Pada jaman dahulu kita membutuhkan waktu yang sangat banyak untuk menyebarkan informasi ke dunia luar. Tidak dengan era saat ini. Dengan peranan teknologi informasi, sebuah perusahaan dapat menginformasikan pada dunia luar hanya dengan hitungan detik saja. Hal inilah yang sangat berpengaruh dengan munculnya persaingan-persaingan antara perusahaan-perusahaan dunia.

Konsep Keunggulan Kompetitif dalam Operasional Perusahaan

Untuk dapat terwujudnya keunggulan kompetitif, sebuah perusahaan memperhatikan beberapa hal, yaitu :

1. Operational Excellence. Perusahaan menerapkan strategi ini karena berupaya untuk mencapai biaya yang paling efisien
2. Costumer Intimacy. Perusahaan menggunakan strategi ini karena berupaya untuk mempertahankan bisnis pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan.
3. Product Leadership. Perusahaan menerapakan strategi ini dimaksudkan bahwa produk yang mereka hasilkan selalu inovatif dan terbaru.

Tiga hal tersebut diterapkan oleh perusahaan yang menerapkan E-bussines karena adanya alasan-alasan tertentu. Diantaranya karena meraih keunggulan kompetitif lebih mudah dibanding mempertahankanya. Juga karena adanya beberapa karakteristik yaitu, pada level bisnis konvensional dimana biasanya biasanya kantor bekerja selama 8 jam seharin, didalam e-bussines, perusahaan harus melayani pelanggan selama 7 hari seminggu 24 jam sehari. Dan e-bussines dapat mempertahankan pelanggan yang mereka punya. Karena, para pelanggan terhubung dengan jutaan perusahaan yang terkoneksi dengan internet. Ada beberapa teori keunggulan kompetitif di dunia maya menganjurkan agar memperhatikan aspek-aspek dari sebuah perusahaan. Yaitu Costumer Service, Price, Quality, Fulfillment Time, Agility, Time to Market dan Market Rich. Aspek-aspek tersebutlah yang akan menentukan posisi perusahaan didunia maya.

Strategic Uses of Information Technology

Sebelum Teknologi Informasi diterapkan dalam perusahaan, salah satu pihak dari perusahaan harus meyakinkan bahwa Teknologi Informasi akan menguntungkan. Untuk dapat menyakinkanya, maka harus disusun strategi jitu untuk pengimplementasian Teknologi Informasi akan sebanding dengan investasi yang ditanam. Alasan kenapa harus dibuat strategi jitu karena sumber daya yang dimiliki organisasi sangat terbatas, sehingga harus digunakan seoptimal mungkin dan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja organisasi. Dengan pemanfaatan internet, perusahaan dapat mengambil keuntungan model bisnis baru.

Membangun Costumer Focused Bisnis

Satu hal yang paling pantang untuk disepelekan adalah Customer Focused Bisnis. Seringkali usaha bangkrut karena divisi pemasarannya yang kurang kompeten. Costumer Focused harus diperhatikan dari awal produksi, penjualan hingga tahap pemakaian oleh konsumen. Kualitas produk yang rendah, layanan customer service yang lambat dan bertele-tele, barang yang tidak tersedia ketika konsumen ingin membeli serta produk yang tidak nyaman, merupakan hal yang tidak disukai konsumen.

Value Chain & Strategic Information System

Untuk lebih memahami kegiatan melalui suatu perusahaan yang mengembangkan keunggulan kompetitif dan menciptakan nilai pemegang saham berguna untuk memisahkan system bisnis menjadi serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai di sebut sebagai value chain. Hal ini semuanya tidak beda jauh dengan Strategic Uses of Information Technology. Hanya bagian informasinya lebih di tekan agar pemasarannya jadi lebih baik.

Re-Engineering Bussines Process

Dalam suatu bisnis harus ada penyegaran agar tidak terkesan asal-asalan. Yang bertujuan perbaikan dengan cara menaikan efisiensi dan efektivitas dari proses suatu usaha.

Menciptakan Virtual Company

Menciptakan Virtual Company maksudnya adalah menciptakan produk atau software sendiri untuk mendukung suatu perusahaan. Ada beberapa komponen yang digunakan dalam membangun Virtual Company, yaitu : E-mail, sistem otomatis yang mudah digunakan, digital company, monitoring, infrastruktur serta user friendly.

Membangun Knowledge Creating Company

Poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam membangun Knowledge Creating Company yaitu Important knowledge in Company dan Cross cultural interfaces & Knowledge domain. Serta hal-hal yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan adalah menerapkan menengah-atas-bawah manajemen,yang melihat manajer menengah sebagai posisi terbaik untuk membentuk sintesis yang realistis eksekutif ,aspirasi dan oprasional dan tidak lupa untuk melibatkan banyak orang untuk berfikir dalam proses menjalankanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s